cerita inspirasi 2

September 18, 2010 - 7:14 am No Comments

Nama: Rinda Cipta Yunivia
NRP: H34100140
Laskar: 21

Apabila orang lain bertanya tentang hobi apa yang saya sukai? Saya pasti akan menjawab hobi saya itu adalah bengong alias melamun. Mungkin,bagi sebagian orang hobi saya ini sedikit agak aneh tapi saya tidak peduli apa yang dikatakan orang lain tentang hobi saya itu semenjak saya membaca sebuah tulisan yang hingga kini saya tidak tahu siapa yang menulis tulisan tersebut. Tapi tulisan tersebut sangat bermakna buat saya. Karena ternyata melamun bisa menjadi hal yang positif. Kira-kira inilah isi dari tulisan tersebut:
Hobi melamun sering dikaitkan dengan konotasi yang jelek, memang itu ada benarnya tapi pendapat itu juga tidak sepenuhnya tepat, karena kalau kita mau melihat lebih dalam tentang Melamun, maka kita dapat melihat 3 buah inti sari dari hobi tersebut. Ibarat sebuah Tenses pada bahasa inggris yang memiliki 3 inti yaitu : Past (Masa Lalu),Present (saat ini) dan Future (masa depan), maka melamun juga memiliki 3 komponen tersebut, yaitu : Mengenang (masa lalu),Merenung (saat ini) dan menghayal (masa depan). Sekarang marilah kita coba bahas satu persatu:

1. Mengenang
Jenis melamum yang satu ini adalah mengingat semua kejadian yang telah kita alami diwaktu yang lampau, semua orang memiliki cerita-cerita dimasa lalu yang akan selalu akan diingat hingga akhir nafasnya, dan ini sudah bagian dari perjalanan hidup kita. Mau tidak mau, dia akan selalu mengikuti kita, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Ada cerita yang menyenangkan hingga kita ingin mengulanginya lagi namun ada juga cerita pahit yang mungkin kita akan bersumpah tidak akan mengalami itu lagi, jadi, ada baiknya mengenang dijadikan suatu bahan pelajaran didalam hidup kita, bukan untuk disesali.

2. Merenung
Sebenarnya jenis melamun yang satu ini hampir mirip dengan mengenang, hanya saja merenung lebih ditekankan kepada apa yang akan kita lakukan mulai saat ini, setelah kita berkaca kepada masa lalu, kemudian kita bisa memutuskan apa yang akan kita lakukan mulai saat ini. Biasanya merenung digunakan untuk pencerminan diri agar lebih baik diesok hari.

3. Menghayal

“Hidup akan indah apabila kita memiliki impian”, dan menghayal adalah salah satu caranya untuk bermimpi. Karena hidup itu dimulai dari sebuah impian, kalau kita tidak pernah berani untuk bermimpi,bisa repot nantinya. Setidaknya dengan menghayal kita bisa mereka-reka apa yang akan kita lakukan besok, lusa, minggu depan, bulan depan, atau 10 tahun lagi. Menghayal bisa juga dijadikan suatu pelecut semangat kita untuk mencapai mimpi kita itu.

Kalau kita gabungkan ke 3 komponen Melamun tersebut, maka kita dapat melihat dengan jelas siapa kita ini sesungguhnya, apa yang harus kita perbaiki, apa yang akan kita lakukan esok hari dan apa yang kita idamkan suatu saat kelak. Ada pepatah yang mengatakan : “Sesuatu yang kamu sesali hari ini adalah sesuatu yang akan kamu syukuri esok hari”.Kadang apa yang kita terima tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, namun justru itu yang terbaik untuk kita, hanya saja kita selalu terlambat untuk menyadarinya. Tuhan maha tahu yang terbaik untuk kita semua.
Banyak hal yang bisa saya petik dari tulisan tersebut, meskipun hobi melamun itu terdengar seperti hobi yang sangat aneh. Tapi ternyata apabila kita bisa lihat dari sudut pandang lain, ternyata melamun pun bisa menjadi hobi yang ternyata memiliki makna yang dalam. Saya sungguh berterima kasih terhadap orang yang telah menulis tulisan tersebut.

Cerita Inspirasi 1

September 18, 2010 - 7:05 am No Comments

Nama: Rinda Cipta Yunivia
NRP: H34100140
Laskar: 21

Kurang dari beberapa bulan lagi, saya sudah bukan anak SMA lagi, jika saya lulus SMA tentunya. Waktu itu,saya punya cita-cita untuk meneruskan ke PTN. Tapi masalahnya,saya bukanlah anak yang terlalu pintar. Saya sadar, masuk PTN tidaklah mudah. Mengingat banyaknya peminat yang ingin masuk kesana lalu susahnya soal-soal tes ujian masuk.
Sebelum UAN dimulai, ada beberapa teman saya yang sudah di terima di PTN yang mereka inginkan. Otomatis, saya iri sekali dengan mereka. Tapi saya berjanji pada diri saya sendiri, apabila mereka bisa. Saya juga harus bisa!! Karena mereka dan saya bersekolah di SMA yang sama. Mereka bisa, saya juga harus bisa!!Beberapa hari setelah UAN berakhir, dimulailah perjuangan saya untuk mencoba mendapatkan kursi di perguruan tinggi yang saya inginkan.
Perjuangan masuk PTN dimulai ketika saya ikut tes UTUL UGM, yang pada waktu itu diselenggarakan 2 hari setelah UAN berakhir. Saya tidak mempunyai persiapan apa-apa. Saya hanya bisa berdoa dan mengerjakan soal-soal semampunya. Alhasil, saya tidak diterima di UGM. Tes kedua masuk PTN, ketika saya ikut tes UTM IPB. Meskipun persiapan saya sudah lebih baik dari tes UM yang pertama, tetap saja saya tidak diterima di IPB. Saya sedih, kenapa saya selalu gagal? Tapi saya tidak mau patah semangat! Saya harus tetap berjuang ! begitulah pikiran saya waktu itu.
Tes ketiga yang saya ikuti adalah UMB PTN, alhamdulillah tes yang saya ikuti kali ini membuahkan hasil. Saya diterima di USU jurusan Agribisnis. Tapi setelah saya mendapatkan bangku kuliah disana, saya jadi bertambah bingung. Hendak diambil atau tidak?? Karena saya tidak mau kuliah ditempat yang terlalu jauh dari orang tua.
Akhirnya,Setelah berdiskusi dengan orang tua, saya pun memutuskan untuk tidak mengambil USU dan mencoba tes PTN lainnya, yaitu tes SNMPTN. Saya berjanji pada diri saya, tes ini adalah tes PTN terakhir yang akan saya ikuti. Lebih baik saya kuliah di PTS asalkan saya tetap bisa dekat dengan orang tua. Meskipun pada awalnya saya mengharuskan diri saya untuk masuk PTN. Singkat kata, tes SNMPTN ini juga membuahkan hasil. Alhamdulillah, saya diterima di IPB jurusan Agribisnis. Meskipun sebelumnya IPB pernah menolak saya. IPB mau juga menerima saya sebagai mahasiswinya. Akhirnya, doa dan kerja keras yang selama ini saya lakukan tidaklah sia-sia.